Ratusan Warga Bingung, PLN Bobong Cabut Meteran Rumah Tanpa Alasan
Taliabu, OnedayNews.net– Tiga hari belakangan ini ratusan warga dibuat bingung oleh aksi petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Bobong. empat Desa ini terpaksa harus gelap, karna meterannya dicabut oleh pihak PLN Bobong, berikut empat Desa tersebut. Desa limbo, Desa Lohobuba, Desa Kawalo dan Woyo, Kecamatan Taliabu Barat. Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Kamis (29/05/2025).
Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UU RI No.8 Tahun 1999) dan Standar Operasional PLN dalam melaksanakan kegiatan operasional di lapangan, sepertinya tidak menjadi acuan bagi beberapa oknum PLN Bobong.
Marliny B. Warga Woyo, Merasa sangat dirugikan oleh pihak PLN Bobong. kepada jurnalis OnedayNews meyampaikan bahwa telah terjadi pencabutan meteran tampa alasan di Desa Woyo dan Kawalo yang terdaftar dengan nama regis. Tono, Samina dan harjono.
“Masi banyak belum disebutkan tetapi dari kemarin sampai hari ini warga Woyo dan Kawalo sini dibuat bingung dan mara, karna sebagian warga harus tidur gelap-gelapan tamba dengan usa mikro kecil warga tara bajalan” tuturnya.
Hal yang sama seperti warga Desa Limbo dan Lohobuba, Anet warga Desa Limbo. menurutnya mungkin sudah ratusan meteran tercabut dalam tiga hari ini, Padahal meteran tersebut tidak nunggak atau beramasalah.
“Ini pihak PLN Bobong bikin semua orang di sini bingung karna dorang cabut tiba-tiba meteranya, padahal kasian kami tidak nunggak atau bermasalah.”
Lanjud Anet” coba pertayakan dulu itu PLN Bobong sokenapa model begini masa disaat dorang sosialisasi mopasang meteran bisa pas dorang mau cabut tidak bisa kan aneh” Tandasnya.
Terpisah sebelum berita ini ditayangkan jurnalis OnedayNews sudah berupaya 1/24 Jm untuk berkomonikasi dengan pihak PLN Bobong, sayang komonikasi tidak dibalas telpon juga tidak diangkat.
